Lampung Selatan

Pansus DPRD Lamsel tambahkan Kearifan Lokal pada Tatib

Pansus bahas dan rumuskan tatib dprd lamsel kamis kemarin (29/8/19). (ct)

KALIANDA – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung Selatan (Lamsel) menambahkan kearifan lokal dalam draf Tata Tertib (Tatib) Dewan yang baru dalam pembahasan di aula Rumdin Ketua DPRD, Kamis kemarin (29/8/19).

Menurut Pansus, penambahan kearifan lokal dalam Tatib tersebut dilakukan karena dianggap sangat penting untuk dilaksanakan selama lima tahun mendatang.

Sekretaris Pansus, Waris Basuki SH mewakili Ketua Pansus Tatib DPRD Lamsel, Rosdiana mengatakan bahwa Tatib yang berisi 268 pasal tersebut sudah selesai dibahas dan sudah dirumuskan bersama para anggota Pansus yang berasal dari 8 Fraksi.

“Pansus memiliki beberapa penajaman dalam Tatib tersebut diantaranya hal yang paling krusial sehingga dimasukkannya kearifal lokal dalam Tatib tersebut yakni tentang Lagu Mars Lampung Selatan yang dinyanyikan dalam setiap pembukaan Sidang Paripurna,” ujar Waris.

Tujuannya kata Waris, untuk meningkatkan harkat dan martabat serta kebanggaan sebagai warga Lampung Selatan.

Kemudian dalam hal pakaian anggota  DPRD menggunakan baju PSH dari Senin sampai Kamis dan baju Batik pada hari Jumat.

Sedangkan hal lainya yang dimasukkan dalam Tatib diataranya Penambahan dua Sidang Paripurna, yakni Sidang Paripurna Rencana Kerja (Renja) DPRD dan Sidang Paripurna Kelompok Pemikir (Pokir).

Sidang Paripurna itu dilaksanakan dengan tujuan agar seluruh anggota DPRD mengetahui program kerjanya selama satu tahun bertugas.

Sedangkan Sidang Paripurna Pokir yakni sidang untuk menyampaikan hasil kunjungan kerja, Reses, Penjaringan Aspirasi dari masyarakat yang semuanya sesuai dengan yang diamanatkan oleh PP Nomor 12 tahun 2018.

Wakil Ketua Pansus Tatib DPRD Lamsel, Andi Andriyanto Amd mengatakan bahwa, setelah selesainya pembahasan Tatib hasilnya disampaikan ke pemerintah Propinsi Lampung melalui Bagian Hukum untuk dilakukan koreksi.

“Apakah ada penambahan atau pengurangan dalam Tatib tersebut, setelah disetujui maka akan dikembalikan ke DPRD Lamsel untuk disahkan yang kemudian untuk disosialisasikan setelah diberikan nomor.” Tukasnya. (ril/ct)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares