Lampung Selatan

Pemerintah Pusat akan Garap Video Perlindungan Lahan di Lamsel

Foto: kmfls

KALIANDA – Pemerintah Pusat dukung Nanang majukan Pertanian di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Dukungan Pemerintah Pusat tersebut ditunjukkan dengan akan digarapnya Video Kisah Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Lamsel oleh Pemerintah Pusat.

Hal tersebut terkuak saat Rapat Koordinasi Pembuatan Video Sukses Bupati Lamsel dalam Implementasi Perda LP2B yang digelar di ruang Rapat Sekdakab, Kamis (6/8/20).

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekdakab) Lamsel, Thamrin, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Dinas/Instansi terkait bersama Kasubdit Perlindungan Lahan Kementerian Pertanian Gloria Merry Ginting, SP, MM, M.Si dan Kasi Lahan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemprov Lampung.

Selain memaparkan rencana teknis pengambilan video tersebut, Gloria juga menjelaskan bahwa di Indonesia selain Kabupaten Lumajang Jawa Timur, hanya Kabupaten Lampung Selatan yang dinilai telah berhasil membuat dan menerapkan Perda LP2B.

“Sampai saat ini baru Kabupaten Lumajang yang kami buatkan 1 video, Pemerintah Pusat merencanakan akan membuat 2 video untuk Kabupaten Lampung Selatan”, tutur Gloria Merry sambil menampilkan akun YouTube Kementerian Pertanian.

“Selain sektor Pertanian kita juga akan menyentuh sektor Pariwisata Lampung Selatan, karena setelah kami pelajari ternyata banyak titik-titik lahan pertanian yang berbatasan langsung dengan wilayah Pariwisata,” imbuh Gloria.

Thamrin juga menjelaskan tentang Perda yang telah ditetapkan oleh Gubernur tentang wilayah Industri.

“Memang Pak Gubernur telah menetapkan beberapa titik di Lampung Selatan sebagai Wilayah Industri Provinsi Lampung dan wilayah-wilayah tersebut berbatasan langsung dengan lahan-lahan Pertanian, khususnya lahan pertanian masyarakat,” tuturnya.

“Untuk itu, Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati juga tetap ingin mempertahankan lahan-lahan pertanian milik masyarakat tersebut dengan tujuan mempertahankan perekonomian yang mandiri,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut Bibit selaku Kadis Pertanian Lampung Selatan ikut menjelaskan soal LP2B.

“Sebenarnya Pemkab Lamsel menerbitkan Perda LP2B sudah dari 3 tahun yang lalu, yaitu pada Tahun 2017. Berbeda dengan Kabupaten Lumajang yang menerbitkan Perda LP2B pada Tahun 2018.” Tukas Bibit. (kmfls)

Berita Popular

To Top
error: Content is protected !!