Bandar Lampung

Petani Jeruk asal Lamsel Raih Sertifikat Produk Prima 3

Sekdaprov Lampung, Sutono serahkan sertifikat kepada para petani di balai Kratun, pemprov Lampung, Kamis (15/12/16). (kominfolampung/indra)

Lnews.co, BANDAR LAMPUNG – Ketika seseorang mendapat pengakuan dari pemerintah atau dari lembaga mana saja terkait produk buah-buahan yang selama ini dibudidayakan secara baik sesuai SOP, maka kebanggaan dan pujian-lah yang akan diterima.

Seperti yang dirasakan Gimin, seorang petani jeruk asal Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan yang pada Kamis (15/12/16) mendapat pengakuan dari Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan (OKKPD) Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Provinsi Lampung.

Advertisements

Buah Jeruk miliknya kini diganjar dengan Sertifikat Produk Prima 3 dengan komoditas Buah Jeruk (oranges fruit-red) yang dinyatakan Aman Dikonsumsi dengan Level Residu Pestisida Dibawah Ambang Batas.

Pemberian Sertifikat tersebut secara langsung menyatakan buah jeruk milik Gimin sudah bisa bersaing dengan buah-buah lainnya yang dijual di mall di kota-kota besar.

Sertifikat tersebut diberikan langsung oleh Sekdaprov Lampung, Sutono, kepada petani sukses asal desa Mulyosari tersebut yakni, Gimin, di Balai Kratun, Pemprov Lampung, Kamis, (14/12/2016).

“Keamanan pangan telah menjadi salah satu isu sentral dalam perdagangan produk pangan. penyediaan pangan yang cukup disertai terjaminnya keamanan, mutu dan gizi pangan dikonsumsi merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam pemenuhan kebutuhan pangan.” Ujar Sutono dalam sambutannya.

Tuntutan konsumen akan keamanan pangan yang juga turut mendorong kesadaran produsen menuju persaingan sehat yang berhulu pada jaminan keamanan pangan bagi konsumen. Pengakuan tersebut diberikan setelah dilakukan penilaian terhadap pelaku usaha yang dinyatakan mampu dan memenuhi persyaratan.” Tukasnya. (indra)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares