Peristiwa

PNS Laporkan Sekcam Natar ke Polisi, Ada Masalah apa Ya?

Dhanil Irawan saat lapor ke Polsek Natar, Jumat malam (31/5/19). (ist)

Lnews.co, NATAR Kasubag Acara Bagian Protokol Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) Dhanil Irawan melaporkan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Natar, Firdaus Adam ke Polsek Natar, Jumat malam (31/5/19).

Dhanil melaporkan Firdaus ke polisi atas perkara Tindak Pidana Pengancaman dan Perbuatan Tidak Menyenangkan dengan tanda Bukti Lapor Nomor: TBL/B-1391/V/2019/RES LAMSEL/SEK NATAR tertanggal 31 Mei 2019.

Advertisements

Dalam berkas itu, Dhanil menguraikan kronologis peristiwa yang berujung pada pelaporan Sekcam Natar tersebut ke polisi.

“Sekira pukul 17.15 Wib, Pelapor bersama Asisten Pemerintahan Pemkab Lamsel, Supriyanto menghadiri dan melaksanakan tugas dalam acara pelantikan Kepala Desa yang berada dalam aula kecamatan Natar, dan Pelapor diperintahkan oleh Supriyanto lewat Whatsapp agar seluruh OPD masuk ke aula untuk duduk dikursi kosong dibagian depan, sehubungan dengan ceramah agama menjelang berbuka puasa bersama Bupati.

Selanjutnya Pelapor atas perintas Asisten agar seluruh Kepala OPD masuk kedalam menduduki kursi kosong, termasuk disana Sekcam Natar Terlapor (Firdaus Adam).

Lebih kurang 30 menit saat Pelapor duduk dikursi meja makan pundak Pelapor dipukul dari samping satu kali dengan keras oleh Terlapor.

Selanjutnya Terlapor bicara “Kamu ini saya perhatikan sok hebat, ayo sini-sini ikut gw kebelakang,” sambil tangannya menarik tangan Pelapor.

Saat dibelakang samping musola kecamatan, Terlapor bicara sambil tangan kanannya memegang senjata tajam yang ada di pinggang sebelah kiri dan berkata “Mau kamu serius, saya tujah kamu.” Lalu Pelapor menjawab “Kamu serius, nanti saya lapor polisi,” jawab Terlapor “Silahkan saja.”

Selanjutnya Terlapor pergi dan dihalaman kantor Terlapor menunjuk-nunjuk Pelapor, selanjutnya dilerai oleh pegawai yang ada ditempat kejadian.”

Lnews.co menghubungi Dhanil melalui sambungan telepon dan Ia membenarkan peristiwa tersebut serta telah melaporkannya ke polisi setempat.

Menurut Dhanil, Senjata tajam (Sajam) yang sempat diperlihatkan Terlapor untuk mengancam dirinya adalah sejenis Badik.

“Sajamnya sejenis badik, saya tidak terima dengan perbuatan Terlapor, Dia telah menghina dan mengancam saya, makanya saya laporkan hal itu ke Polsek Natar,” ujar Dhanil.

Lnews.co kemudian menghubungi Sekcam Natar, Firdaus Adam. Pertama Lnews.co mengirim pesan singkat yang berisi permintaan konfirmasi sekitar pukul 20.58 Wib. Namun sayang Sms tersebut tak berbalas.

Karena tak berbalas, Lnews.co kemudian menelpon nomor tersebut, lewat telepon Ia menjawab sejumlah pertanyaan dari Lnews.co terkait kebenaran laporan Dhanil itu.

Pertama, Firdaus membenarkan jika Ia telah menepuk pundak Dhanil dan mengajaknya ke belakang kantor camat.

Dekat musola Firdaus mengaku mengecam gaya Dhanil saat mengajaknya masuk ke aula kecamatan.

“Dia itu gak ada sopan santun, ngajak masuknya gak ada aturan, “masuk-masuk, gitu kata dia, saya tersinggung dan mengajaknya ke belakang, saya bilang ke dia, “kamu itu kurang aja,” kemudia dia ngoceh-ngoceh,”

Firdaus juga menyangkal jika dirinya mengancam Dhanil dengan senjata tajam jenis Badik.

“Saya buka baju saya, saya liat ke orang-orang disitu, mana badiknya, mana badiknya, saya gak bawa badik, saya gak ngancam dia dengan badik,” kata Firdaus.

Hingga berita ini diturunkan, Dhanil Irawan masih berada diruang Reskrim Polsek Natar untuk mendalami penyelidikan kasus tersebut.

“Saya masih di Polsek Natar, masih di ruang Reskrim untuk penyelidikan, setelah ini baru ada proses selanjutnya.” Tukas Dhanil.

foto: ist

 

(aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares