Lampung Selatan

RAPBD Lamsel 2019, Bakal ada Kenaikan 5% Gaji PNS dan Asuransi untuk THLS

Fraksi Golkar, Akbar Gemilang, sampaikan pandangan umum di rapat paripurna penyampaian ranperda apbd 2019, senin sore (12/11/18). (foto: aka)

Lnews.co, KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun anggaran 2019 di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Senin sore (12/11/18).

Penyampaian Ranperda yang dikemas dalam rapat paripurna itu dihadiri langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto.

Dalam Ranperda, termuat Anggaran tahun 2019 dengan total pendapatan daerah sebesar, Rp. 2.19 triliyun, yang didominasi dari transfer Pemerintah Pusat dan dana bagi hasil dari pemerintah propinsi Lampung.

Anggaran pendapatan daerah tahun 2019 tersebut terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 260,5 milyar, Penerimaan dari dana perimbangan sebesar Rp. 1.43 triliyun diantaranya bersumber dari dana bagi hasil pajak/ bukan pajak, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus.

Advertisements

Penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 495,2 milyar diantara bersumber dari pendapatan hibah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bagi hasil pajak dari pemerintah propinsi, serta bantuan keuangan dari pemerintah pusat yang diperuntukan untuk dana desa.

Sementara alokasi anggaran belanja sebesar Rp. 2,3 triliyun yang dibagi untuk dua kelompok belanja, yakni, Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 1.2 triliyun dan Belanja Langsung sebesar Rp. 1.04 triliyun.

Belanja langsung mencangkup pembiayaan belanja gaji dan tunjangan, sertifikasi dan non sertifikasi guru PNSD, penyediaan gaji ke-13 dan 14 untuk PNS, serta rencana kenaikan gaji sebesar 5%.

Pembiayaan bunga pinjaman kepada PT. Sarana Multi Infraatruktur. Bagi hasil pajak dan retribusi kepada pemerintah desa, yang saat ini dianggarkan 7,5% dari pendapatan pajak dan retribusi daerah.

Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat dianggarkan sebesar 10% dari dana perimbangan diluar dana alokasi khusus.

Kemudian bantuan keuangan kepada PAUD melalui bantuan operasional penyelenggaraan PAUD yang bersumber dari dana alokasi khusus non fisik.

Anggaran belanja juga dialokasikan untuk kelompok Belanja Langsung sebesar Rp. 1,04 triliyun untuk membiayai belanja operasional kantor.

Selain itu belanja langsung juga untuk kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat diantaranya untuk percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan dan pengembangan jaringan irigasi.

Peningkatan belanja di sektor pendidikan diutamakan untuk membangun atau rehab sekolah dasar dan menengah. Selain itu juga untuk beasiswa pelajar dan perguruan tinggi serta PAUD.

Belanja untuk sektor kesehatan sebesar 21,92%, penyediaan air bersih, peningkatan akses sanitasi, penambahan penerangan jalan.

Pemberian jaminan kecelakaan kerja dan kematian bagi THLS serta BPJS ketenagakerjaan THLS dan program umroh untuk masyarakat Lamael sebanyak 65 orang. (aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

| LAPORAN PENERIMAAN BANTUAN TUNAI BENCANA TSUNAMI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PERTANGGAL 28 JANUARI 2019 - PENERIMAAN di Rekening Bank BRI (0503-01-001105-30-6) Saldo: Rp. 252.006.172,00 | Rekening Bank Mandiri (114-00-2200800-0) Saldo: Rp. 1.818.684.641,00 |
To Top
Shares