Rycko Minta Dukungan Jokowi

oleh -88 views

Lnews, Kalianda – Kunjungan Presiden Joko Widodo, ke Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang dijadualkan, Selasa (25/11) besok, akan dimanfaatkan oleh pemkab setempat untuk meminta dukungan untuk pembangunan di kabupaten setempat.


Hal ini dikatakan oleh Bupati Lampung Selatan, Rycko Menoza SZP, saat diwawancarai awak media usai melaksanakan rapat koordinasi di Aula Krakatau, Senin (24/11).

Rycko mengatakan, pihaknya akan menyampaikan persoalan mendasar yang selama ini timbul karena minimnya dukungan pemerintah pusat.
“Kedatangan Bapak Presiden, adalah momentum strategis untuk meminta dukungan supaya program yang berkaitan langsung dengan pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik,” kata dia.

Salah satu dukungan yang akan disampaikan oleh Rycko yakni dari sektor pertanian. Ia meminta agar pemerintah pusat dapat memperhatikan bangunan pengairan yang ada di Rawa Seragi. Pasalnya bangunan peninggalan zaman Belanda itu hingga kita tidak mendapat perhatian dari pusat.
Sebab ia menilai, bila bangunan tersebut dapat dikelola, tentunya dapat membantu pengairan petani di kabupaten setempat.

“Sebenarnya, ini sudah ada signal positif dari Dirjen. Makanya Dirjen pun berkeinginan pak presiden untuk berkunjung langsung kesana,” kata Rycko.

Selain itu, pihaknya akan menyampaikan terkait pengelolaan dan pengembangan terminal agribisnis yang ada di Kecamatan Penegahan. Karena ia menilai, keberadaan terminal agribisnis dapat menjadi solusi untuk menguraingi sampah dan kemacetan di pulau jawa khususnya DKI jakarta dalam pendistribusian barang dan jasa.

“Saya rasa beliau (jokowi) juga ingat, karena pada saat menjabat sebagai Gubernur DKI, dia pernah berkunjung kesini, untuk membahas tentang pengembangan terminal agribisnis,” ujarnya.

Rycko menjelaskan, kunjungan kerja mantan Walikota Solo itu, utamanya untuk memantau pelayanan di Pelabuhan Bakauheni, pasca tidak dilanjutkannya pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) oleh pemerintah pusat.
“Beliau akan membenahi pelayanan penyebrangan di Pelabuhan, karena memang pembangunan JJS tidak jadi dilanjutkan,” pungkasnya. (dirsah/aka).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *