Syahroedin ZP sindir Soleh dan Zainudin

oleh -8 views
Lnews, KALIANDA – Pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC), Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) se-kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) diwarnai kampanye calon bupati dan wakil bupati Lamsel nomor urut 2 Rycko-Eki (Ko-ki). Pasalnya Mantan Gubernur Lampung dua periode Sjchroedin ZP juga hadir dalam pelantikan tersebut.
Acara pelantikan dikukuhkan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Lampung yang diwakili oleh sekretaris PW Muslimat NU Betty Kasmita yang dilaksanakan di Negeri Baru Resort Desa Agom Kecamatan Kalianda, Senin (19/10/2015) pukul 10.00 WIB dihadiri ratusan kader Muslimat NU se-Lamsel.
Dimana ketua Muslimat NU Lamsel,  Umatin kembali memimpin untuk periode 2015-2020 sementara Pitka Rycko Menoza menduduki jabatan baru yakni Dewan Pembina Muslimat NU Lamsel.
Menurut Ketua Muslimat NU Lamsel Umatin mengatakan pelantikan kali ini bertepatan dengan bulan Muharam 1437 Hijriah untuk lebih meningkatkan kualitas Muslimat NU, selain itu kami juga siap untuk memenangkan pasangan calon bupati Ko-ki.
“Kami muslimat NU siap memenangkan Ko-Ki untuk pilkada 9 Desember mendatang,”ungkap Umatin dihadapan ratusan kadernya.
Sementara Sekretaris PW Muslimat NU Lampung Betty Kasmita juga menjelaskan bahwa Muslimat NU itu harus cerdas, yang mana harus cerdas memilih, cerdas mengamati dan cerdas menilai. “Kami tegaskan di dalam Muslimat NU tidak ada NPWP alias Wani Piro Nomor Piro,”timpal Betty.
Disisi lain Syahroedin ZP mengapresiasi keberadaan Muslimat NU yang sudah ada sejak 69 tahun yang lalu, berbeda dengan sekarang banyak bermunculan pengajian-pengajian dadakan. Apalagi menjelang pilkada. 
“Sekarang ini banyak sekali bermunculan pengajian dadakan,” ujar Syahroedin. Selain itu, Syahroedin mengkritik pasangan bupati lain nomor urut 1, Soleh Bajuri dan nomor urut 3, Zainudin Hasan.
Menurutnya, Soleh Bajuri pernah meminta tolong kepada dirinya saat hendak menjadi Ketua NU wilayah Lampung. Ketua DPD PDI Perjuangan ini juga menyindir status Zainuddin itu orang Lampung apa bukan, dia lahir di Lampung tapi tinggal di jakarta, datang ke Lampung saat ada mau pencalonan saja.
“Yang jelas Zainudin bukan orang Lampung, lah dia aja tinggal di jakarta dengan slogan ayo bangun desa, desa yang mana,”sindirnya.
Berbeda dengan ibu-ibu yang ada di sini ada keturunan jawa, sunda, padang, semendo tapi tinggal di Lampung, punya KTP Lampung itulah namanya orang Lampung. (ana/str)
Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *