Lampung Selatan

Tak Bantu NU, Ini Penjelasan Nanang

Nanang ermanto saat rapat paripurna mou kua ppas. (foto: cok/dprdls)

Lnews.co KALIANDA – Ketidaknyamanan Ketua PCNU Lampung Selatan (Lamsel), KH. Nur Mahfudz akhirnya terjawab.

Plt. Bupati, Nanang Ermanto memberi alasan mengapa Pemkab tidak membantu penyelenggaraan puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 yang digelar Minggu kemarin (27/10/19).

Nanang menegaskan bahwa Pemkab Lamsel tidak membantu kegiatan yang dilaksanakan oleh PCNU Lamsel, karena pihaknya tak ingin menyalahi aturan.

Aturan yang dimaksud Nanang tersebut adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2018.

“Pemberian bantuan dana atau Hibah kepada organisasi kemasyarakatan itu harus sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2018, dimana pemberian hibah tidak boleh diberikan secara berturut turut,”

“Oleh karena PCNU Lamsel sudah menerima bantuan pada tahun 2018, maka ketika mengajukan kembali pada tahun 2019 Pemkab tidak dapat memenuhinya,” beber Nanang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Nanang menjawab pemandangan umum dari Fraksi PKB yang menyinggung pelaksanaan peringatan HSN 2019 tanpa bantuan Pemkab dalam rapat paripurna penandatanganan MoU KUA PPAS di aula utama gedung dewan, Senin sore (28/10/19).

Pernyataan Nanang tersebut dipertegas oleh Kepala Badan Keuangan Dan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) Intji Indriati.

Ia mengatakan pemberian dana hibah kepada organisasi tidak dapat diberikan setiap tahun berturut-turut.

Hal itu sudah diatur dalam Permendagri Nomor 13 tahun 2018 tentang perubahan ketiga atas peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32/2011 tentang pedoman pemberian hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD.

“Pada Pasal 4 ayat 4 dijelaskan bahwa pemberian bantuan dana hibah kepada ormas itu tidak terus menerus setiap tahun anggaran, kecuali kepada pemerintah pusat dalam rangka mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk keperluan mendesak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
dan/atau ditentukan lain oleh peraturan
perundang-undangan; dan memberikan nilai manfaat bagi Pemerintah,” tutur Intji.

Intji juga menjelaskan PCNU Lamsel pada tahun 2018 telah menerima dana hibah sebesar 30 juta rupiah, sehingga pada tahun 2019, organisasi tersebut tidak lagi menerima bantuan.

Sebelumnya diberitakan, Plt. Bupati Lamsel tidak diundang oleh Panitia HSN 2019 dengan alasan Nanang tidak merespon atas permintaan bantuan yang diajukan panitia HSN 2019.

“Tidak kita undang, karena bupati tidak memberi respon positif, sudah 2 kali panitia datang responnya gak ada, yang terakhir ketemu setelah acara Haul Raden Intan. Saya WA beliau, kami ingin ketemu, dibaca tapi tidak dibalas.” Ujar KH. Mahfudz. (cak/aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares